Daftar Isi - 1

Tuesday, November 6, 2007

Terus terang lewat pintu belakang

Seiring perkembangan teknologi informasi, beragam pengetahuan kini merambah ke mana saja. Juga menyentuh pada bidang seksologi. Dulu, tidak ada dalam pikiran kita bahwa berhubungan seks dapat dilakukan lewat 'pintu belakang' ( anal seks ). Kini tontonan seperti itu mudah dilihat, alhasil mulai ditiru.

Dalam Sehat Plus ( Januari 2006 ), misalnya, ada pemuda usia 27 tahun mengaku terus terang pada konsultan, bahwa dirinya kerap melakukan anal seks. Setiap melakukan anak seks, dia mengunakan handbody dan minyak sawit sebagai pelumas. Karena dihantui kekhawatiran, dia pun menanyakan kepada seksolog. Bagaimana jawaban seksolog?

hubungan seks melalui anus kerap menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman, khusunya bagi pihak wanita. Tapi kadang pria juga mengeluh sakit. Dengan bahan pelicin, rasa sakit seperti itu dapat diatasi.

Namun kalau si pacar merasa senang dan bersedia serta tidak menimbulkan rasa sakit, seksolog mempersilahkan untuk melakukannya. Tapi andaikata tidak menyenangkan salah satu pihak dan menimbulkan akibat buruk baik fisik maupun psikis, sebaiknya hentikan saja. Memang, hubungan meniru 'Robot Gedheg" tidak menyebabkan kehamilan, namun anus bukan bagian tubuh yang bersih, apalagi steril, hiiiii.

( Sumber : Koran Merapi )

Pria mudah terangsang dari sononya

Kenapa lelaki mudah ‘greng’ dibanding wanita?
Pertanyaan ini sebenarnya mudah dijawab. Yakni karena secara anatomis tubuh mereka dilahirkan secara berbeda. Secara anatomis pria memiliki alat kelamin yang menonjol keluar sehingga begitu mudah terangsang secara seksual.

Sebaliknya, wanita memiliki alat kelamin yang tersembunyi. Klitoris pada wanita merupakan persamaan penis yang juga peka terhadap rangsangan. Namum karena membicarakan seks kadang dianggap tabu, banyak wanita tidak memahami organ intimnya dengan baik.
Orgasme yang merupakan puncak kenikmatan hubungan seks, kurang dipahami oleh wanita. Sehingga tidka heran bila ada wanita yang sudah belasan tahun menikah tidak pernah mengalami orgasme. Hal ini diakibatkan minimnya pengatahuan mereka tentang hubungan seksual.

Ketika orang membicarakan tentang seks, kita jangan hanya berfikir masalah intercourse, lalu selesai. Hubungan seks sesungguhnya merupakan ungkapan dari rasa sayang dan rasa saling ingin menyenangkan pasangan.
Apalah artinya apabila hubungan seks hanya dirasakan oleh salah satu dari sebuah pasangan. Karena itu memahami seksologi, penting bagi pria maupun wanita.

( Sumber : Koran Merapi )

Membuat wanita lebih hot

Di balik sikap dingin wanita, ada banyak hal yang dapat diungkap. Salah satunya adalah kehidupannya. "Kadang ada semacam luka diawal kehidupannya dan membekas sebagai penderita, sehingga tidak dapat dibatasi dengan baik," kata seksolog Dr H Bambang Sukamto DSMh. Menurutnya, penyembuhan dapat dilakukan dengan konsultasi kepada seksolog. Selain itu juga terdapat banyak obat kimia yang dapat digunakan untuk mendukung pemulihan rangsangan seksual perempuan.

Frigiditas bukan merupakan penyakit modern, tapi juga sering dialami para wanita di masa lalu. Banyak herba dapat digunakan untuk menyembuhkan frigiditas. Berikut ini sebuah resep yang disampaikan herbalis Ir WP Winarto dan tim Lenteranya untuk mengatasi frigiditas.

Salah satu ramuanna adalah 65 gram seledri kecil dan 10 gram jahe. Kedua bahan ini diblender dengan air secukupnya. Hasilnya diminum sekali pada pagi hari. Lakukan secara teratur hingga frigiditas teratasi.

Adakah terapi herbal untuk membantu wanita agar lebih hot saat berhubungan seksual? Ada, bahannya terdiri dari 5 gram daun sirih, 5 gram cengkeh, 15 gram lempuyang, 10 gram kayu rapet, 5 gram mesoyi dan garam secukupnya. Semua bahan direbus dengan 3 gelas air hingga menjadi satu gelas. Setelah dingin disaring, hasilnya diminum sehari satu kali sebanyak setengah gelas. Sisanya dapat disimpan di lemari es.

( Sumber : Koran Merapi )